
Wynn Resorts Siap Buka Kasino Mewah Pertama di Uni Emirat Arab, Operator hotel dan kasino global, Wynn Resorts, akan segera membuka resor kasino mewah pertama di kawasan Teluk Arab, tepatnya di sebuah pulau buatan di lepas pantai Ras Al Khaimah, Uni Emirat Arab (UEA).
UEA membangun kasino pertama di pulau buatan, sementara Ras Al Khaimah menyiapkan regulasi seperti Singapura dan AS.
Ras Al Khaimah, salah satu dari tujuh emirat terkecil di Uni Emirat Arab (UEA), akan menjadi tuan rumah kasino fisik pertama di wilayah Teluk Arab. Wynn Resorts mempelopori proyek ambisius ini dengan membangun resor kasino megaskala di pulau buatan, merancang tata letaknya sepenuhnya dari nol untuk memberikan fleksibilitas penuh.
“Pulau ini belum memiliki pengembangan apa pun, sehingga sangat fleksibel untuk kami rancang,” ujar CEO Wynn Resorts, Craig Scott Billings.
Sementara itu, Caesars Palace telah lebih dulu hadir di Dubai dengan resor tanpa kasino, dan MGM Resorts International tengah membangun kompleks resor besar di kawasan tersebut.
Untuk mengatur industri permainan, otoritas Ras Al Khaimah kini sedang merancang regulasi kasino dengan mengacu pada standar hukum dari Singapura dan Amerika Serikat. Langkah ini bertujuan memastikan transparansi dan pengawasan yang ketat terhadap seluruh aktivitas perjudian yang akan berlangsung, termasuk peluang mengembangkan casino online dan slot online di masa depan.
Dampak Ekonomi dan Sosial
CEO Otoritas Pengembangan Pariwisata Ras Al Khaimah, Raki Phillips, menegaskan bahwa kehadiran kasino ini akan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi baru.
“Proyek ini tidak hanya memperkuat sektor pariwisata dan perhotelan, tetapi juga membuka banyak lapangan kerja lokal,” jelas Raki.
Langkah Bersejarah di Kawasan Teluk
Pembukaan kasino ini akan menandai langkah historis di kawasan Teluk Arab—wilayah yang selama ini melarang segala bentuk perjudian dan dikenal dengan regulasi sosial yang ketat. Jika berhasil, proyek ini berpotensi membuka jalan bagi transformasi industri casino online dan slot online yang legal, teregulasi, dan terintegrasi dalam ekosistem wisata mewah UEA.