Real Count Caleg Artis DPR Dapil DKI Jakarta: Eko Patrio – Uya Kuya

## Artis Ramai Berebut Kursi DPR RI 2024: Uya Kuya Raih Suara Tertinggi di Dapil “Neraka”

Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 menyuguhkan fenomena menarik: sejumlah artis papan atas Indonesia turut meramaikan persaingan perebutan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Dari hasil rekapitulasi sementara yang masih terus berjalan, beberapa nama berhasil mencuri perhatian publik, khususnya di tiga daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta yang dikenal dengan persaingannya yang ketat. Persaingan sengit ini bahkan memunculkan istilah “dapil neraka” untuk menggambarkan tingkat kesulitannya.

Di Dapil DKI Jakarta I, persaingan berlangsung ketat antara Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio), Ayu Azhari, dan Ustaz Yusuf Mansur. Ketiganya berasal dari berbagai latar belakang dan partai politik yang berbeda, namun memiliki satu tujuan yang sama: mendapatkan suara terbanyak untuk duduk di kursi DPR RI. Berdasarkan data sementara pada Rabu, 28 Februari 2024 pukul 07.30 WIB, Eko Patrio berhasil unggul dengan perolehan suara yang cukup signifikan, yaitu 27.508 suara. Sementara itu, Ayu Azhari dan Yusuf Mansur masing-masing memperoleh 2.951 suara dan 1.319 suara. Perolehan suara ini tentu masih bersifat sementara dan berpotensi berubah seiring dengan bertambahnya data real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) serta proses penghitungan manual yang akan dilakukan selanjutnya.

Beralih ke Dapil DKI Jakarta II, yang dikenal sebagai “dapil neraka” karena tingkat kesulitannya, persaingan di antara para artis caleg tak kalah sengit. Nama-nama seperti Once Mekel, Uya Kuya, Lula Kamal, dan Harabdu (Bedu) ikut meramaikan bursa caleg di dapil ini. Hasil sementara menunjukkan keunggulan Uya Kuya dengan perolehan suara tertinggi di antara para artis, yaitu 42.285 suara. Posisi kedua ditempati oleh Once Mekel dengan 25.114 suara, disusul Lula Kamal dengan 14.042 suara, dan Bedu dengan 7.072 suara. Tingginya angka perolehan suara ini menunjukkan animo masyarakat terhadap para artis yang mencalonkan diri di dapil ini.

Sedangkan di Dapil DKI Jakarta III, persaingan terbilang lebih sedikit, hanya diikuti oleh tiga artis caleg yang semuanya berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN), yaitu Melvy Noviza Z., Stefan William, dan Sigit Purnomo (Pasha Ungu). Pasha Ungu berhasil unggul tipis atas rekan satu partainya dengan meraih 11.190 suara, disusul Melvy Noviza Z. dengan 907 suara dan Stefan William dengan 3.513 suara.

**Kejanggalan Sirekap dan Penjelasan Bawaslu**

Perlu dicatat bahwa data perolehan suara di atas masih bersifat sementara dan berasal dari Sirekap (Sistem Rekapitulasi Elektronik). Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, telah memberikan klarifikasi bahwa Sirekap bukanlah penentu hasil rekapitulasi akhir. Hasil resmi Pemilu akan ditentukan oleh penghitungan manual yang dilakukan secara bertahap, mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten/kota, hingga nasional, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Terdapat pula kejanggalan yang ditemukan pada Sirekap, yaitu perbedaan antara jumlah total suara partai dengan akumulasi suara caleg. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap menunggu hasil resmi yang akan diumumkan oleh KPU.

Berikut rincian perolehan suara sementara beberapa artis caleg di DKI Jakarta:

* **Wanda Hamidah:** 3.521 suara
* **Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio):** 27.508 suara
* **Ayu Azhari:** 2.951 suara
* **Yusuf Mansur:** 1.319 suara
* **Gilang Dirgahari:** 1.506 suara
* **Harabdu (Bedu):** 7.072 suara
* **Once Mekel:** 25.114 suara
* **Uya Kuya:** 42.285 suara
* **Lula Kamal:** 14.042 suara
* **Sigit Purnomo (Pasha Ungu):** 11.190 suara
* **Melvy Noviza Z.:** 907 suara
* **Stefan Willy Umboh (Stefan William):** 3.513 suara

Partisipasi artis dalam Pileg 2024 ini tentu menarik perhatian dan menjadi sorotan publik. Bagaimana nasib mereka selanjutnya? Mari kita nantikan hasil resmi dari KPU.

**Keywords:** Pileg 2024, Artis Caleg, DPR RI, DKI Jakarta, Eko Patrio, Uya Kuya, Once Mekel, Ayu Azhari, Pasha Ungu, Stefan William, Sirekap, KPU, Bawaslu, Pemilu 2024, Hasil Sementara, Perolehan Suara.

Kejutan Tak Terduga Mengalir Deras di Bonanza X1000

karyawan-magang-temukan-pola-Gacor-bonanza-x1000-di-jam-yang-tak-masuk-akal

Pragmatic Play Tegaskan Bonanza X1000 Masih Jadi Game Paling Aktif di Asia Tenggara

Bonanza X1000 Cetak Rekor Tertinggi di Indonesia, Transaksi Harian Tembus Miliaran

Begini Cara Kerja Fitur Scatter di Bonanza X1000 yang Sering Diabaikan Pemula

Efek Kombinasi Scatter & Tumble di Bonanza X1000: Bisa Naikkan Kemenangan 10x Lipat

Big Match Liga Champions Jadi Magnet Mix Parlay, Ribuan Tiket Terjual Online

Lonjakan Peminat Mix Parlay di Tengah Panasnya Liga Eropa

Mix Parlay Makin Populer, Apa Sebenarnya Strategi di Balik Tiket Kombinasi Ini?

Dari Warung Kopi hingga Sosial Media: Mix Parlay Jadi Obrolan Fans Sepak Bola

Taruhan Bola Digital: Mix Parlay Bersaing Jadi Tren Baru di Asia Tenggara

Strategi Mix Parlay: Dari Tebakan 3 Laga Bisa Berbuah Jackpot Fantastis

Fenomena Mix Parlay Online: Antara Analisis Cerdas dan Faktor Keberuntungan

Mix Parlay Mewabah di Tengah Liga Inggris, Italia, dan Champions League

Liga-Liga Top Dunia Picu Ledakan Mix Parlay, Ribuan Pemain Ikut Bertaruh

Penjual Kopi di Makassar Menang Mix Parlay Rp86 Juta Bermodal Receh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *