Tangkap Lebih dari 450 Orang dalam Penggerebekan Penipuan Online

Polisi Filipina menangkap lebih dari 450 orang dalam penggerebekan terhadap operator game online

Jakarta – Polisi Filipina menangkap lebih dari 450 orang dalam penggerebekan operator game online yang diduga kelompok kejahatan terorganisir dan dikelola warga Cina di Manila. Komisi Anti-Kejahatan Terorganisir Filipina menyatakan, penyelidikan awal mengungkap bahwa situs di pinggiran kota tersebut beroperasi sebagai pusat penipuan online. Mereka menargetkan korban di Cina dan India melalui skema taruhan olahraga dan investasi ilegal. Polisi menahan 137 warga negara Cina dalam penggerebekan Kamis sebagai bagian dari penyidikan lebih lanjut.

“Kami menangkap sekitar lima bos asal Cina” kata Kepala Komisi Gilberto

“Kami menangkap sekitar lima bos asal Cina,” kata Kepala Komisi Gilberto Cruz pada Jumat, 21 Februari 2025. Ia menambahkan bahwa para tersangka kini menghadapi tuduhan perdagangan orang.


Presiden Ferdinand Marcos Jr. melarang operator game online Filipina (POGO) tahun lalu karena kelompok kejahatan terorganisir menggunakan POGO sebagai kedok untuk perdagangan manusia, pencucian uang, penipuan, penculikan, dan pembunuhan.

Kepala Komisi Gilberto Cruz mengatakan penggerebekan ini membuktikan pekerja POGO masih mencoba melanjutkan penipuan meski larangan sudah berlaku.

Dia mengatakan sekitar 21.000 warga Cina masih menjalankan operasi penipuan online kecil di Filipina sejak larangan game online berlaku.

Kekhawatiran internasional terus meningkat terkait operasi penipuan online serupa di beberapa negara Asia Tenggara lainnya. Banyak korban perdagangan manusia dipaksa mempromosikan investasi cryptocurrency palsu dan scam online. Selain itu, judi slot online ilegal juga marak sebagai bagian dari operasi terorganisir yang melibatkan pencucian uang dan perdagangan manusia.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengangkat POGO sebagai isu utama kampanye menjelang pemilihan Mei dan menuding pemerintahan Duterte telah mentolerir POGO karena hubungan yang terlalu dekat dengan Cina.

Polisi melakukan penggerebekan pada Kamis lalu sebagai bagian dari serangkaian operasi penangkapan sepanjang tahun ini. Pada Januari, mereka menangkap sekitar 400 orang asing, termasuk banyak warga negara Cina, di ibu kota terkait aktivitas ilegal.

Lembaga pemikir asal Amerika Serikat, Institute of Peace yang berbasis di Washington, dalam laporan Mei 2024 menyebutkan bahwa penipuan online menargetkan jutaan korban di seluruh dunia dengan pendapatan tahunan mencapai US$64 miliar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *